Praktikum 3
balqiserp.pagitrpl.my.id

Pemetaan Proses Bisnis dan Perancangan Alur Persetujuan

Indikator: Pemetaan dan perancangan proses bisnis. Studi kasus pengadaan bahan praktik laboratorium Politeknik META Industri. Membandingkan alur manual (as-is) dengan alur terintegrasi ERP (to-be), menetapkan aturan bisnis, dan menguji perubahan harga penawaran.

A. Diagram As-Is (Proses Manual Saat Ini dengan Tanda Risiko ⚠)

1. Dosen Pengampu Mengajukan kebutuhan bahan praktik melalui pesan WhatsApp ⚠ RISIKO: Tidak ada formulir baku, tanpa tanggal tenggat, pesan mudah tertimbun
↓
2. Kepala Laboratorium Memeriksa kebutuhan berdasarkan perkiraan ⚠ RISIKO: Subjektif; tidak mengecek ketersediaan fisik stok di gudang
↓
3. Bagian Pembelian Meminta penawaran dan melakukan pembelian ke pemasok ⚠ RISIKO: Pembelian dilakukan tanpa cek stok gudang; risiko pembelian ganda tinggi
↓
4. Petugas Gudang Menerima barang fisik; bukti terima dikirim via foto/pesan WA ⚠ RISIKO: Dokumen fisik rentan hilang; stok tidak langsung terdata di sistem
↓
5. Bagian Keuangan Membayar tagihan berdasarkan dokumen yang diterima ⚠ RISIKO: Pembayaran terlambat, tanpa pencocokan faktur vs surat jalan vs pesanan
Dampak Masalah di Akhir Semester: Bahan praktik menumpuk di gudang karena dibeli ganda, anggaran terbuang untuk barang yang tidak mendesak, dan hubungan dengan vendor terganggu akibat keterlambatan pembayaran.

B. Diagram To-Be (Rancangan Proses Terintegrasi Sistem ERP)

1. Dosen Pengampu Input Permintaan Pembelian (PR) di Modul ERP ✓ Identitas pengaju, mata kuliah, spesifikasi, dan estimasi biaya tercatat baku
↓
2. Kepala Laboratorium Verifikasi Kebutuhan & Kelayakan Praktikum ✓ Melihat jadwal semester dan silabus kurikulum
↓
3. Sistem ERP & Gudang Pemeriksaan Otomatis Saldo Stok & PO Terbuka Titik Keputusan: Apakah persediaan bahan di gudang mencukupi?
↓
STOK CUKUP Diterbitkan Bukti Pengeluaran Barang (Goods Issue) ✓ Langsung diambil dari gudang tanpa pembelian baru
STOK KURANG Rekomendasi Pembelian Terbit Sebesar Kekurangan Lanjut ke alur pengadaan vendor
↓
4. Bagian Pembelian & Pimpinan Pemilihan Pemasok & Persetujuan Berjenjang (Approval) ✓ PO otomatis diterbitkan setelah approval pihak berwenang
↓
5. Gudang & Keuangan Penerimaan Barang (GR) & Verifikasi 3-Way Matching ✓ Pembayaran hanya cair jika PO, Surat Jalan, dan Faktur cocok

C. Aturan Bisnis Pengadaan (Business Rules)

  • Aturan 1 (Identitas Pengaju): Setiap permintaan bahan harus mencantumkan identitas dosen, laboratorium tujuan, mata kuliah, dan tanggal penggunaan.
  • Aturan 2 (Verifikasi Stok): Sistem wajib memverifikasi saldo stok gudang dan PO yang sedang berjalan sebelum mengizinkan pembuatan Purchase Order baru.
  • Aturan 3 (Kewenangan Approval): Nilai pengadaan s/d Rp5.000.000 cukup Kepala Lab; nilai > Rp5.000.000 wajib disetujui Pimpinan / Direktur.
  • Aturan 4 (3-Way Matching): Bagian keuangan dilarang mencairkan pembayaran jika dokumen Purchase Order, Bukti Penerimaan Gudang, dan Faktur Pemasok tidak cocok.
  • Aturan 5 (Re-Approval Harga): Jika terdapat kenaikan penawaran harga dari pemasok, persetujuan sebelumnya otomatis gugur dan sistem mewajibkan persetujuan ulang.

D. Tabel Aktor dan Tanggung Jawab

Aktor Peran & Tanggung Jawab Utama
Dosen Mengajukan kebutuhan bahan praktik dengan rincian kuantitas dan jadwal.
Kepala Lab Memvalidasi urgensi bahan terhadap silabus praktikum mahasiswa.
Gudang Memeriksa stok fisik dan mencatat penerimaan barang (Goods Receipt).
Pembelian Meminta quotation pemasok, menerbitkan PO resmi setelah disetujui.
Pimpinan Memberikan persetujuan anggaran pengadaan sesuai batas otorisasi.
Keuangan Melakukan 3-way matching dan memproses pembayaran tagihan vendor.

E. Simulasi Permintaan Pengadaan & Kondisi Khusus Perubahan Harga

Daftar Permintaan Pengadaan & Uji Kenaikan Penawaran Harga Pemasok

Ujilah dengan menaikkan nilai penawaran terbaru lebih besar dari nilai awal. Sistem akan otomatis membatalkan persetujuan lama dan mengubah status menjadi "Perlu Persetujuan Ulang".

No. PR Pemohon & Bahan Qty Nilai Awal Nilai Terbaru Status Saat Ini Uji Perubahan Harga Aksi Persetujuan
PR-261102-024520 Ir. Adie Kusna Wibowo, M.T.
Resin Epoxy Komponen A & Katalis B
25 Rp 3.500.000 Rp 3.500.000 Menunggu Verifikasi

Pengadaan Darurat 24 Jam Tanpa Menghilangkan Pengendalian Internal

Prosedur Fast-Track Emergency Purchase

1. Identifikasi Kedaruratan: Dosen menandai checkbox "Emergency Purchase" disertai justifikasi ujian mahasiswa.

2. One-Click Mobile Approval: Notifikasi instan dikirim ke smartphone Kepala Lab dan Pimpinan; otorisasi diberikan secara digital dalam hitungan menit.

3. Pemasok Rekanan Terverifikasi: PO langsung dialihkan ke vendor rekanan resmi (preferred vendor) yang memiliki komitmen pengiriman instan (same-day delivery).

4. Kontrol Pascabayar: Barang diterima dan langsung digunakan untuk ujian, namun bagian keuangan tetap mewajibkan Post-Audit 3-Way Matching sebelum pencairan transfer dana ke pemasok.

Bukti (5) — Alasan Mengapa Rancangan Baru Lebih Baik

Manfaat Utama Sistem Baru:
  • Meniadakan risiko pembelian ganda karena sistem memverifikasi stok dan pesanan berjalan terlebih dahulu.
  • Pengendalian anggaran yang ketat: harga yang naik otomatis membatalkan persetujuan lama, mencegah pembengkakan biaya tanpa izin.
  • Penyelesaian tagihan tepat waktu dengan pencocokan dokumen elektronik terpadu (3-Way Matching).
ERP System — TRPL Politeknik META Industri · By Nadia Putri Balqis